Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Kecewa Ahok, Pemilih Disebut Lebih Alihkan Dukungan ke Anies

News & Blog

CNNINDONESIA.COM – Elektabilitas pasangan calon nomor urut tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno naik signifikan dalam hasil survei terbaru lembaga riset Poltracking Indonesia.
Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, peningkatan elektabilitas itu lantaran Anies-Sandi dibandingkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni lebih berhasil menarik simpati suara tipe pemilih sosiologis yang kecewa terhadap pasangan Ahok-Djarot. Pemilih tipe sosiologis memilih berdasarkan basis agama dan kedaerahan.
“Program Anies-Sandi juga dinilai konkret dan mampu menarik simpati sebagian pemilih rasional. Pada segmen pemilih psikologis juga mulai menguat karena ada hentakan dan atraktif, selain dipersepsikan unggul dalam komunikasi,” kata Hanta di Jakarta Pusat, Kamis (19/1).
Dari survei Poltracking yang dilakukan pada 9-13 Januari 2017 tersebut, Anies-Sandi meraih elektabilitas sebesar 28,63 persen atau naik signifikan sebanyak 8,21 persen dari sebelumnya pada November 2016. Meski naik, elektabilitas pasangan itu masih di bawah pasangan Agus-Sylvi dan Ahok Djarot.
Kekecewaan pemilih sosiologis terhadap Ahok tak mengurangi elektabilitas sang petahana. Sebaliknya, Ahok-Djarot justru mengalami trend peningkatan menjadi 28,88 persen dari survei sebelumnya yang hanya meraih 22 persen.
Untuk Ahok-Djarot, Hanta menjelaskan, pasangan petahana ini mengalami trend kenaikan elektabilitas (rebound) setelah sebelumnya sempat terpuruk. Hal ini lantaran pengaruh elektoral kasus hukum Ahok mulai melemah atau tidak berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas.
“Selain itu, pemilih psikologis mulai melihat perubahan sifat Ahok dari yang terkesan kasar jadi relarif lebih santun dan terkontrol. Tingginya tingkat kepuasan kinerja Ahok-Djarot juga berpengaruh,” kata Hanta.
Kenaikan juga dialami pasangan Agus-Sylvi yang masih menduduki posisi teratas dengan raihan 30,25 persen atau naik 2,33 persen dari survei sebelumnya.
Tren kenaikan elektabilitas pasangan Agus-Sylvi cenderung lebih rendah dibandingkan yang lain. Sebab, menurut Hanta, efek kejutan pasangan ini mulai berkurang. Selain itu, pemilih psikologis yang semula menjadi lumbung dukungan sudah terdistribusi ke pasangan lain.
Meski demikian, Hanta menambahkan, hingga kini peta elektabilitas ketiga pasangan calon masih dinamis. Hal ini ditandai tidak ada kandidat yang elektabilitasnya unggul jauh dibandingkan yang lain.
“Elektabilitas ketiga pasangan calon secara statistik masih dalam rentang margin of error sehingga belum bisa disimpulkan siapa pemenang Pilkada DKI Jakarta 2017,” ujar Hanta.
Menurut Hanta, ketiga pasangan calon harus bisa meraup suara undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya. Pada survei Poltracking kali ini, undecided voters berada di angka 12,4 persen. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan survei November 2016 yang mencatat angka 29.66 persen.
Survei Poltracking dilakukan dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 800 orang dengan margin of error kurang lebih 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (wis/obs)
Penulis : Abi Sarwanto
SUMBER : https://www.cnnindonesia.com/kursipanasdki1/20170119180912-516-187540/kecewa-ahok-pemilih-disebut-lebih-alihkan-dukungan-ke-anies/

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.