Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Korupsi, Pembunuh Partai Paling Mengerikan

News & Blog

METROTVNEWS.COM – Hasil survei Pol-Tracking Institute menunjukkan korupsi menjadi alat pembunuh partai dalam pemilu. Survei berjudul ‘Bagaimana prefensi & perilaku pemilih pada pemilu legislatif 2014?’ memperlihatkan korupsi sebagai faktor yang menyebabkan kegagalan partai dalam pemilu.
“Korupsi adalah alat pembunuh partai yang paling mengerikan di Indonesia saat ini,” kata Manajer Riset Pol-Tracking Institute, Arya Budi di Royal Kuningan Hotel, jalan Kuningan Persada Kav. 2, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (19/12).

Sebanyak 49 persen responden menyebut masalah korupsi yang membuat partai gagal dalam pemilu. Sementara, penurunnya kepuasan masyarakat menempati urutan kedua (15%), pemberitaan negatif (5%) berada di posisi ketiga. Sisanya responden memilih perilaku kader (4%), konflik internal (3%), lainnya (1%) dan memilih tidak tahu (21%).
Ketua Balitbang DPP Golkar, Indra Jaya Piliang, juga melihat korupsi saat memang mendapatkan perhatian besar dari masyarakat. “Sekarang, persepsi soal korupsi lebih besar dari tahun 2004 dan 2009. Dulu cuma 3-4% sekarang 49%,” terang politisi Golkar tersebut.
“Dulu masih banyak yang berpikir masuk partai cara mencari uang secara cepat. Sekarang itu malah membunuh partai itu sendiri,” tambahnya.
Untuk menghindari kegagalan pemilu ini, masyarakat responden survei menganggap partai perlu mencitrakan diri sebagai partai yang peduli dan demokratis.
“Peduli dan bersih merupakan perbaikan yang dapat dilakukan partai menurut responden,” ujar Arya.
Responden menganggap citra peduli (46%) dan bersih (33%) sebagai perbaikan yang harus dilakukan partai. Sisanya memilih demokratis (10%), terbuka (6%), dan tidak tahu (5%).
Pol-Tracking Institute melakukan survei terhadap 2010 responden pada 33 provinsi di seluruh Indonesia melalui wawancara langsung. Survei ini dilakukan sekitar tanggal 13 September sampai 11 Oktober.
Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/12/19/1/202448/Korupsi-Pembunuh-Partai-Paling-Mengerikan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.