Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Jam 10.00 WIB, tiba-tiba tvOne dan Pol-Tracking batal kerja sama

News & Blog

MERDEKA.COM – Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yudha ikut angkat bicara soal perbedaan hasil hitung cepat di Pilpres 2014 kali ini. Menurut dia, perbedaan hasil ini tidak akan terjadi jika tvOne tidak melibatkan tiga lembaga survei Puskaptis, JSI dan LSN.

Hanta bercerita, awalnya memang tvOne sepakat bekerja sama dengan Pol-Tracking Institute untuk mempublikasikan hasil hitung cepat di Pilpres 9 Juli ini. Namun dia membatalkan, karena tiba-tiba TvOne melibatkan tiga lembaga survei lain yakni Puskaptis, JSI dan LSN.
“Awalnya Pol-Tracking satu-satunya lembaga yang mempublikasikan. Namun saya diberitahu baru tadi pagi pada pukul 09.00 WIB ada 3 lembaga lain. Karena berbagai pertimbangan kita memutuskan untuk membatalkan. Tepat Pukul 10.00 WIB tadi kita batalkan,” kata Hanta di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (9/7).
Dia tidak mau terlibat dengan polemik perbedaan survei Puskaptis dalam hasil hitung cepat pilpres dibanding survei lainnya. Namun, kata dia, soal batalnya Pol-Tracking kerja sama dengan TvOne hanya soal komunikasi yang baru dilakukan pagi hari.
Menurut Hanta, jika Pol-Tracking jadi bekerja sama dengan TvOne maka hasilnya tidak akan berbeda. Sebab hasil hitungannya, Prabowo-Hatta 46,63 persen dan Jokowi-JKk 53,37 persen. Hasil ini tidak berbeda dengan perhitungan lembaga survei lainnya.
“Komitmen awal hanya Pol-Tracking yang dimunculkan, bukan persoalan (Puskaptis) itunya, tetapi saya baru dikomunikasikan pada pagi hari,” pungkasnya.
Diketahui, sejumlah peneliti merasa gerah dengan hasil hitung cepat yang tidak seragam. Ada yang memenangkan Jokowi-JK dan ada yang memenangkan Prabowo-Hatta.

Sumber : Merdeka , 9 Juli 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.