Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Minat Masyarakat Ikut Pemilu Tinggi Karena Ada Harapan Capres Muda

News & Blog

SUARAPEMBARUAN.COM – Lembaga survei Pol-Tracking menyebutkan minat masyarakat berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden 2014 tinggi, yaitu sebesar 84,90 persen.
“Minat masyarakat dalam pemilu presiden cukup besar yaitu 85 persen dan melebihi minat memilih dalam pemilu legislatif,” kata Direktur Pol-Tracking Institute Hanta Yudha dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (26/1).
Hanta menilai hal itu terjadi juga karena pilpres 2014 adalah panggung kontestasi bagi banyak figur karena absennya incumbent. Selain itu menurut dia juga adanya harapan yang tinggi terhadap presiden di masa mendatang.
“Sebanyak 9,76 persen responden menilai tidak berminat dalam pilpres dan 5,30 persen menjawab tidak tahu/ tidak jawab,” ujarnya. Selain itu dia menjelaskan kebanyakan pemilih masih menempatkan laki-laki sebagai calon presiden dan calon wakil presiden sebesar 61,8 persen.
Menurut dia hanya 32 persen yang menyatakan figur laki-laki atau perempuan sama saja sebagai capres atau cawapres.
“Sementara itu ada 2 persen pemilih yang mendorong hadirnya perempuan sebagai capres, sehingga isu capres laki-laki atau perempuan masih cukup penting menentukan pilihan publik,” ujarnya.
Dalam survei itu Hanta menjelaskan sebanyak 66 persen responden menyatakan tidak terpengaruh suku dalam memilih capres atau cawapres.
Selain itu masih ada 29 persen pemilih menyatakan suku mempengaruhi pilihan capres dengan rincian 25 persen menginginkan kandidat dari Jawa dan 4 persen dari luar Jawa.
“Masih ada pemilih ‘sosiologis’ yang menjadikan latar belakang suku sebagai pertimbangan memilih,” ujarnya.
Dia mengatakan latar belakang suku masih jadi pertimbangan walaupun lebih dari separuh pemilih tidak lagi menjadikan sentimen suku sebagai pertimbangan memilih.
Selain itu Hanta menyebutkan dalam survei itu bahwa 46,83 persen responden menyatakan usia capres bukan sebuah pertimbangan memilih.
Sementara itu menurut dia, capres dari kalangan generasi muda (34 persen) cenderung disukai dibandingkan generasi tua (15 persen).
“Artinya tidak sedikit publik-pemilih yang menginginkan hadirnya capres dari generasi muda dalam Pilpres 2014,” katanya.
Penelitian itu dilakukan pada 16-23 Desember 2013 di 33 Provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang.
Tingkat kesalahan atau “margin error survei itu sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 96 persen dan penarikan sampel menggunakan metode multi-stage random sampling.
Respons minimal berumur 17 tahun atau sudah mempunyai hak pilih pada saat survei. [Ant/L-8]
Sumber: http://www.suarapembaruan.com/home/minat-masyarakat-ikut-pemilu-tinggi-karena-ada-harapan-capres-muda/48469#.UuXUWQ1HnWM.twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.