Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Publik tak Puas Kinerja Pemerintah Bidang Ekonomi dan Hukum

News & Blog

REPUBLIKA.CO.ID – Poltracking Indonesia merilis hasil survei kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 1 semester pertama ini. Survei semester pertama kinerja Jokowi ini diambil periode 23-31 Maret 2015 dengan 1200 responden dan margin eror kurang lebih 2,9 persen.
Dalam hasil survei Poltracking Indonesia didapatkan bahwa tingkat kepuasan publik di bidang ekonomi menjadi yang paling rendah. Yaitu hanya sekitar 28,7 persen. Angka itu adalah gabungan dari suara cukup puas 27,2 persen dan sangat puas dengan 1,5 persen. Di urutan dua terendah, masuk bidang Hukum dan pemberantasan korupsi dengan 35,6 persen. Jumlah ini adalah gabungan dari cukup puas dengan 32,5 persen dan sangat puas dengan 3,5 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan, bidang ekonomi dan penegakan hukum memang selalu menjadi yang paling rendah di awal pemerintahan. Terlebih, di era pemerintahan Jokowi-JK ini, publik dihadapkan langsung dengan kebijakan di bidang ekonomi yang sangat berat.
“Analisis kita hal itu disebabkan karena instabilitas harga kebutuhan pokok, kenaikan harga BBM, daya beli masyarakat turun, dan penghasilan tidak naik,” kata dia di Jakarta, Ahad (19/4).
Hanta Yuda menambahkan, kepuasan publik terhadap bidang hukum juga sangat rendah akibat praktek korupsi yang masih marak, konflik internal partai politik maupun ketidakharmonisan KPK dan Polri akhir-akhir ini. Hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Presiden Jokowi untuk segera diselesaikan.
Selain di bidang ekonomi dan hukum, Poltracking juga merilis tingkat kepuasan di bidang lainnya. Namun, kata Hanta Yuda, di bidang lain tingkat kepuasan publik relatif normal. Hanya di bidang keamanan yang berada di bawah angka 50 persen, yaitu 42,7 persen. Dengan angka ini, publik menilai kinerja bidang keamanan pemerintahan Jokowi sangat tidak memuaskan.
“Itu karena munculnya ISIS, kasus begal yang marak belakangan ini,” imbuh dia.
Di bidang pendidikan, kepuasan publik mencapai 51,4 persen. Sedangkan di bidang kesehatan kepuasan publik lebih tinggi sedikit dengan capaian angka 52,7 persen. Hasil survei di bidang kesehatan dan pendidikan pemerintahan Jokowi relatif stabil meskipun angkanya hanya di kisaran 50 persen.
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/04/19/nn1t8u-publik-tak-puas-kinerja-pemerintah-bidang-ekonomi-dan-hukum

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.