Anis Matta Capres Pilihan PKS, Hidayat Nur Wahid Pilihan Publik

VIVA.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera telah menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk menentukan calon presidennya. Pemira ini semacam konvensi sederhana yang dilakukan di internal PKS tanpa melibatkan masyarakat umum. Hasilnya, Presiden PKS Anis Matta paling diunggulkan kader-kader PKS untuk maju menjadi capres 2014

Namun berdasarkan survei Pol-Tracking Institute yang dirilis Minggu, 22 Desember 2013, terlihat publik lebih memilih Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid sebagai capres. Jika disandingkan dengan tokoh-tokoh PKS lain, Hidayat meraih elektabilitas 6,62 persen.

Sementara elektabilitas Anis Matta hanya 4,59 persen, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan 2,52 persen, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring 1,93 persen, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail 0,99 persen. Ada 68,5 persen responden yang tidak menjawab.

Survei ini digelar pada 13 September-11 Oktober 2013 terhadap 2.010 responden dengan usia minimal 17 tahun di seluruh provinsi di Indonesia. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan metode multistage random sampling dengan margin error mencapai 2,19 persen.

Survei Pol-Tracking juga secara khusus menyasar khusus pemilih PKS. Jika survei hanya digelar terhadap mereka, hasilnya Anis Matta unggul dengan tingkat keterpilihan 27,12 persen, Hidayat Nur Wahid 22,03 persen, Tifatul Sembiring 5,08 persen, Ahmad Heryawan 3,39 persen, dan Hur Mahmudi Ismail 0 persen. Sementara pemilih PKS yang tidak menjawab pertanyaan sebanyak 33,9 persen.

Anis Matta mengatakan, saat ini dia masih berkonsentrasi mengurusi internal partai. “Pembenahan dan pembangunan sistem demokrasi di internal PKS jadi fokus saya. Soal capres, saya serahkan melalui mekanisme Pemira,” kata dia, Senin 23 Desember 2013.

Sumber: http://politik.news.viva.co.id/news/read/468283-anis-matta-capres-pilihan-pks–hidayat-nur-wahid-pilihan-publik