Mengukur Kualitas Personal Para Kandidat Capres-Cawapres 2014

PRESS RELEASE

(Rilis Hasil Survei Pakar Nasional Februari-Maret 2014)

JAKARTA – Pol-Tracking Institute merilis hasil Survei Pakar bertajuk “Mengukur Kualitas Personal Para Kandidat Capres-Cawapres 2014” pada Minggu (23/3) di JS Luwansa Hotel. Survei Pakar (profesor) ini merupakan hasil penilaian juri penilai sebanyak 330 Guru Besar (Profesor) di 33 Provinsi terhadap kualitas personal Capres-Cawapres Potensial, seluruh kegiatan survei dilakukan pada 3 Februari hingga 10 Maret 2014.

 

Terdapat 35 Capres-Cawapres Potensial yang dikeluarkan oleh Pol-Tracking dalam survei ini. Sejumlah nama kandidat yang masuk didasarkan oleh rangkaian survei dan riset yang telah dilakukan oleh Pol- Tracking, diantaranya kandidat yang masuk 5 besar Riset Assessment Public Opinion Maker (POM) Kandidat Muda Potensial pada Oktober 2012, atau 5 besar Riset Assessment Public Opinion Maker (POM) Kandidat Daerah Potensial pada Mei 2013, atau kandidat masuk dalam 20 besar Survei Nasional Opini Publik Elektabilitas Top of Mind pada survei nasional Oktober 2013 dan Desember 2013. Nama-nama yang masuk kualifikasi ketiga survei/riset tersebut juga diperhitungkan oleh partai dalam proses kandidasi di partai politik seperti konvensi, disebutkan dalam mukernas/rapimnas/rakernas partai, mengingat regulasi konstitusi pencalonan presiden hanya bisa melalui partai politik atau gabungan partai politik.

Selain itu, Pol-Tracking juga melakukan penyaringan dan uji kelayakan terhadap 35 kandidat melalui kajian meta-analisis pemberitaan media massa, hasil survei, dan dokumentasi studi yang relevan, serta focus group discussion (FGD) dilakukan sebagai pendalaman untuk menganalisis lebih jauh nama-nama yang terseleksi, dan memastikan kandidat tidak menyandang status tersangka/ terdakwa/ terpidana, yang menjadi identifikasi penting terkait soal integritas. Dari serangkaian tahapan proses penarikan kandidat, dihasilkan sebanyak 35 nama yang layak dinilai kompetensi dan kualitas personalnya, yaitu 11 Ketua Umum (Figur Utama) Partai (selain Demokrat), 11 Peserta Konvensi Partai Demokrat, 7 Kepala Daerah yang juga kader partai, serta 6 Tokoh Partai (Non-Ketum).

Hasil yang didapat dalam Survei Pakar untuk skor total, merupakan hasil penilaian setiap tokoh dari 7 (tujuh) aspek dimensi yang dinilai. Pertimbangan aspek/dimensi yang dinilai disusun berdasarkan hasil survey maupun FGD. Ketujuh aspek dimensi itu adalah Integritas, Visi dan Gagasan, Leadership dan Keberanian Mengambil Keputusan, Kompetensi dan Kapabilitas, Pengalaman dan Prestasi Kepemimpinan, Kemampuan Memimpin Pemerintahan dan Negara, serta Kemampuan Memimpin Koalisi Partai Politik di Pemerintahan.

Untuk skor total dari seluruh kandidat Capres-Cawapres Potensial Dari skor total penilaian setiap tokoh dari 7 (tujuh) aspek dimensi yang dinilai, hasilnya adalah setidaknya ada 25 kandidat yang mempunyai skor nilai kualitas dan kompetensi personal di atas nilai ketercukupan 6, yaitu; Jusuf Kalla (7,70), Joko Widodo (7,66), Mahfud MD (7,55), Wiranto (7,09), Prabowo Subianto (7,08), Dahlan Iskan (6,97), Tri Rismaharini (6,84), Surya Paloh (6,81), Yusril Ihza Mahendra (6,72), Aburizal Bakrie (6,70), Basuki Tjahaja Purnama (6,69), Anies Baswedan (6,61), Hatta Rajasa (6,56), Akbar Tanjung (6,39), Megawati Sukarnoputri (6,39), Hidayat Nurwahid (6,33), Gita Wirjawan (6,18), Marzuki Alie (6,18), Syahrul Yasin Limpo (6,16), Sutiyoso (6,15), Endriartono Sutarto (6,09), Isran Noor (6,07), Suryadharma Ali (6,06), Pramono Edhie Wibowo (6,04), Hary Tanoesoedibjo (6,00). Sedangkan 10 (sembilan) kandidat capres mempunyai total nilai tujuh aspek di bawah nilai ketercukupan 6.

Pol-Tracking juga memilah skor total terhadap kandidat Capres-Cawapres Potensial untuk tiga kategori yaitu, Ketua Umum Partai Politik, Peserta Konvensi Partai Demokrat dan Kepala Daerah. Untuk skor total kandidat untuk kategori Ketua Umum Partai Politik rankingnya adalah Wiranto (7,09), Prabowo (7,08), Surya Paloh (6,81), Yusril Ihza Mahendra (6,72), Aburizal Bakrie (6,70), Hatta Rajasa (6,56), Megawati Sukarnoputri (6,39), Sutiyoso (6,15), dan Suryadharma Ali (6,06), Anis Matta (5,92) dan Muhaimin Iskandar (5,81).

Untuk skor penilaian tokoh berdasarkan kategori Peserta Konvensi Partai Demokrat. Hasil penilaian dari Pakar yaitu: Dahlan Iskan (6,97), Anies Baswedan (6,61), Gita Wirjawan (6,18), Marzuki Alie (6,18), Endriartono Sutarto (6,09), Pramono Edhie Wibowo (6,04), Dino Patti Djalal (5,93), Irman Gusman (5,88), Hayono Isman (5,81), Ali Masykur Musa (5,69), Sinyo Harry Sarundajang (5,51). Hal ini juga menjadi penting bagi kandidat peserta Konvensi Demokrat untuk lebih luas mengenalkan program dan gagasan kebangsaannya lebih luas.

Terdapat tujuh dari 35 kandidat terseleksi berdasarkan kategori Kepala Daerah. Namun demikian, hanya Joko Widodo (7,70) yang menembus total skor penilaian tujuh aspek dimensi di atas 7. Sementara itu, terdapat empat kandidat kepala daerah yang mempunyai skor penilaian di atas 6, yaitu Tri Rismaharini (6,84), Basuki T Purnama (6,69), Syahrul Yasin Limpo (6,16), Isran Noor (6,07), Ahmad Heryawan (5,97) dan Sinyo Harry Sarundajang (5,51). Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi adalah kepala daerah yang paling tinggi diantara kepala daerah lain.

Terkait ketujuh kepala daerah di atas, meskipun kader partai di daerah, ketujuh nama itu sudah masuk dalam pembicaraan serius untuk menjadi Capres-Cawapres di 2014. Sebut saja, Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, yang statusnya sudah jelas sebagai capres, pasca-memperoleh mandat dari sang Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri. Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, yang juga dekat dengan PDIP, belakangan disebut-sebut layak untuk maju sebagai Cawapres. Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang juga kader Gerindra namanya santer dibicarakan untuk maju sebagai Cawapres. Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel merangkap Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia sekaligus tokoh Golkar di Sulsel namanya pernah disebut sebagai Cawapres potensial pendamping Aburizal Bakrie pada forum Rapimnas Golkar 2013 lalu. Isran Noor, Bupati Kutai Timur, merangkap Ketua Umum pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia yang juga kader Partai Demokrat ini, namanya masuk sebagai salah satu dari tujuh capres yang direkomendasikan oleh Mukernas PPP Februari 2014 lalu. Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat Kiprah publik dan politiknya yang cukup cemerlang, membuatnya kini termasuk salah satu kandidat kuat calon presiden hasil Pemira PKS bersama Anis Matta dan Hidayat Nur Wahid. Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulawesi Utara, saat ini diundang sebagai peserta Konvensi Capres Partai Demokrat.

Akhir kata, Rilis Survei Pakar bertajuk “Mengukur Kualitas Personal Para Kandidat Capres – Cawapres 2014“ merupakan ikhtiar Pol-Tracking sebagai lembaga riset dan survei politik untuk memberikan referensi mendalam bagi publik atas penilaian Capres-Cawapres Potensial di 2014 dari pandangan 330 pakar (Profesor).

Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute

Hanta Yuda AR.

Download dokumen (format: pdf).