Survei Pol-Tracking Institute, Prabowo dan ARB Bersaing Sengit

SUARAPEMBARUAN.COM – Direktur Eksekutif Pol-Trackin Institute, Hanta Yuda mengatakan, dari hasil survei Pol-Tracking Institute memaparkan tingkat elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) dalam bursa calon presiden (capres) hanya berbeda 0,05 persen.

“Elektabilitas ini adalah angka top of mind, yaitu responden memilih apa yang ada dalam pikirannya dan tidak disebutkan nama ataupun daftar kandidat. Di survei, yang menarik Prabowo dan ARB selisihnya sangat tipis, urutan dua yakni Prabowo dengan angka 11,73 persen dan ARB di posisi ketiga dengan angka 11,67 persen. Urutan kedua dan ketiga sama-sama 11 angkanya,” ujarnya dalam survei “Menakar Kandidat Capres dan Perilaku Pemilih dalam Pemilu Presiden 2014,” di Hotel Morrisey, Jakarta Selatan, Minggu (22/12).

Ditambahkan, angka top of mind ini muncul sesuai dengan pilihan publik dan cenderung solid. Setidaknya ada sekita 20 nama yang muncul namun hanya 10 besar teratas yang dipaparkan dalam survei.

Di urutan pertama Joko Widodo (Jokowi) dengan tingkat keterpilihan 37,46 persen. Kemudian diurutan keempat duduk nama Jusuf Kalla dengan angka 6,12 persen, kemudian Wiranto di 5,78 persen.

“Jokowi adalah tokoh yang berangkat dari kepala daerah. ARB berangkat dari profesional, dan Prabowo berangkat dari militer. Artinya setiap tokoh baik dari kalangan kepala daerah, profesional maupun militer mempunyai kesempatan yang sama sebagai capres maupun cawapres. Teritama tokoh dari profesi kepala daerah ternyata berhasil masul dalam orbit elektabilitas tertinggi, merupakan fenomena baru sepanjang perjalanan demokrasi elektoral Indonesia,” ungkapnya.

Lima berikutnya yakni Megawati Soekarnoputri dengan 3,31 persen diurutan keenam, Mahfud MD 2,17 persen diposisi ketujuh disusul Hatta Rajasa 1,33 persen diurutan delapan. Sementara Surya Paloh ada di angka 1,19 dan terakhir Dahlan Iskan 1,099 persen.

“Sementara nama lainnya ada sekitar 3,64 persen. Kemudian yang menjawah tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 14,52 persen,” tuturnya.

Kegiatan riset survei dilakukan pada 13 September 2013 hingga 11 Oktober 2013 secara serempak di 33 provisi di seluruh Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 2010 responden berusia minimal 17 tahun dengan margin of error sebesar 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Penarikan sampel survei ini menggunakan metode multi-stage random sampling, sedangkan pengambilan data melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner. [A-25]

Sumber: http://www.suarapembaruan.com/home/survei-pol-tracking-institute-prabowo-dan-arb-bersaing-sengit/46949