Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Survei Poltracking: Gatot Paling Pantas Dampingi Jokowi di Pilpres

News & Blog

Jakarta – Poltracking Indonesia melakukan survei kandidat wakil presiden untuk Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Hasilnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dianggap sebagai figur yang pantas mendampingi Jokowi.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam pemaparan survei di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (26/11/2017). Nama Gatot Nurmantyo mengalahkan 7 kandidat wakil presiden yang lain.
“Dalam simulasi 7 nama kandidat wakil presiden untuk Jokowi tingkat elektabilitas tertinggi Gatot Nurmantyo 16,4%. Selanjutnya diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 16,0%, potensi meningkatkan elektablilitas masih besar,” kata Hanta.
Selain Gatot dan AHY, lima nama lain yang disimulasikan sebagai kandidat wapres untuk Jokowi yakni Sri Mulyani (4,3%), Budi Gunawan (2,3%), Puan Maharani (2,0%), Muhammad Zainul Majdi (1,3%), dan Budi Waseso (0,9%). Sedangkan responden yang tidak tahu/tidak jawab ada sebanyak 56,8%.
“Jika 15 nama kandidat, Gatot Nurmantyo memperoleh 13,9% dan AHY 13,6%. Sedangkan Ridwan Kamil 8,1%,” ucap Hanta.
Poltracking Indonesia juga melakukan survei kandidat calon wakil presiden Pilpres 2019. Hasilnya dalam simulasi 10 nama kandiat Cawapres 2019, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memperoleh 13,7%.
“Dalam 10 nama kandidat wakil presiden Gatot Nurmantyo 13,7%, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 13,2%, Anies Baswedan 13,2%, Sri Mulyani Indrawati 3,5%, Ahmad Heryawan 2,8%, Budi Gunawan 2,0%, Cak Imin 1,8%, Puan Maharani 1,2% dan Zulkifli Hasan 1,1%,” kata Hanta.
Sedangkan 30 nama kandidat wakil presiden yang diajukan publik. Menurut Hanta, Gatot Nurmantyo masih tertinggi diantara kandidat wakil presiden lain yakni Agus Harimurti hingga Hary Tanoesoedibjo.
“Gatot Nurmantyo memperoleh 8,3%, AHY 7,7%, Basuki Tjahaja Purnama 7,3%, Anies Baswedan 6,5%, Ridwan Kamil 5,2%, Wiranto 4,3%, Aburizal Bakrie 3,2%, Susi Pudjiastuti 2,4%, dan Hary Tanoe 2,2%,” ucap Hanta.
Selain itu untuk 20 nama kandidat yang diajukan ke publik. Hanta mengatakan Gatot Nurmantyo memperoleh 11,3%, AHY 10,5%, Anies Baswedan 9,1%, Ridwan Kamil 6,7% dan Wiranto 6,0%. Namun jika dipilih spontan oleh publik, maka Jusuf Kalla memperoleh 13,9%.
“Dalam pertanyaan spontan kadidat wakil presiden Jusuf Kalla 13,9%, Gatot Nurmantyo 4,6%, Basuki Tjahaja Purnama 3,2%,” kata Hanta.
Poltracking Indonesia melakukan survei ini mulai 8-15 November 2017. Survei ini menggunakan metode stratified multistage random dengan 2400 responden minimal usia 17 tahun atau sudah menikah dengan margin eror +/- 2 % pada tingkat kepercayaan 95%.
Respoden diwawancara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewancara yang telah dilatih. Setiap pewancara bertugas mewawancarai 10 responden untuk setiap desa/kelurahan.
(jbr/imk)


sumber: https://news.detik.com/berita/3744064/survei-poltracking-gatot-paling-pantas-dampingi-jokowi-di-pilpres

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.