Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Survei Poltracking: Jokowi Masih Menang Banyak dari Prabowo

News & Blog

WARTA KOTA – Elektabilitas Joko Widodo untuk mempertahankan jabatannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, masih cukup tinggi menurut hasil survei Poltracking.
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya sebagai presiden, juga terhitung tinggi.
Poltracking menggelar survei tersebut pada 8-15 November 2017, di 34 provinsi, melalui metode stratified random sampling, terhadap 2.400 responden, dengan margin error mencapai plus-minus 20 persen.
Melalui pertanyaan terbuka, 41,5 persen responden menyebut nama Joko Widodo.
Di belakangnya, dengan 18,2 persen, nama yang disebut adalah Prabowo Subianto.
Nama Wakil Presiden Jusuf Kalla berada di urutan ketiga, dengan elektabilitas 0,9 persen, diikuti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan 0,8 persen, dan mantan calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudoyono (AHY) dengan angka yang sama dengan Gatot Nurmantyo. Setelahnya ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 0,5 persen,
Melalui survei semi terbuka dengan 30 nama kandidat yang disodorkan ke responden, nama Joko Widodo atau Jokowi masih berada di urutan teratas dengan 47,9 persen, diikuti oleh Prabowo Subianto dengan 2,2 persen.
Di posisi ketiga terdapat Gatot Nurmantyo dengan 2,1 persen, Anies Baswedan 1,6 persen, dan Ahok 1,3 persen.
Pada survei terbuka 20 nama, Jokowi berada di urutan teratas dengan 48,6 persen, dan Prabowo hanya 25,1 persen.
Pada survei lima nama, Jokowi berada di urutan paling atas dengan 51,8 persen, dan Prabowo hanya 27,0 persen.
Pada simulasi dua nama, yakni Jokowi dan Prabowo, mantan Wali Kota Solo itu mendapat 53,2 persen, dan Prabowo mendapat 33,0 persen. Sisanya 13,8 persen mengaku tidak tahu dan tidak menjawab.
Sedangkan terkait kepuasan kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, sebanyak 57,1 persen responden mengaku puas, 10,8 persen responden mengaku sangat puas, 19,7 persen tidak puas, dan 2,6 persen mengaku sangat tidak puas.
Sisanya sebanyak 9,8 persen mengaku tidak tahu dan tidak menjawab.
Dalam acara pemaparan hasil survei yang digelar di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017), Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui bahwa elektabilitas Jokowi memang tinggi.
Hal itu antara lain karena sebagai Presiden, Jokowi bisa mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bisa mendongkrak elektabilitasnya.
“Kita lihat di struktur APBN, lebih dari seratus triliun (rupiah) anggaran digunakan untuk dana desa. Saya kira itu anggaran amat besar, bisa saja dikampanyekan Jokowi yang menjalankan, sehingga nilai positif Jokowi di desa naik,” tuturnya.
Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, dalam kesempatan yang sama mengaku yakin kadernya itu bisa mempertahankan jabatan untuk periode yang kedua.
Keputusan PDIP untuk mendukung Jokowi sebagai Capres di Pilpres 2019, akan dibahas di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 10-12 Januari 2018 mendatang.
“Ya tentu saja kalau kita lihat, kita akan mengadakan rapat kerja nasional,” cetusnya.


sumber: http://wartakota.tribunnews.com/2017/11/27/survei-poltracking-jokowi-masih-menang-banyak-dari-prabowo

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.