Informasi lebih lanjut hubungi 0811914812 / 081294084328

News & Blog

Poltracking: Kasus Penistaan Agama Buat Popularitas Ahok Naik

News & Blog

REPUBLIKA.CO.ID – Hasil survei dari Poltracking Indonesia menyatakan popularitas Cagub pejawat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengalami peningkatan dibandingkan November 2016. Namun, elektabilitas Ahok masih berada di bawah Cagub Agus Harimurti Yudhoyono.
Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan Ahok kembali menjadi Cagub terpopuler dengan perolehan angka 95,12 persen pada Januari 2017. Popularitas Ahok naik tipis dibandingkan pada November 2016, dari angka 94,80 persen.
“Ini karena kasus penistaan agama yang mengenai Ahok, sehingga masyarakat lebih familiar dengannya dan popularitasnya naik,” ujarnya di Jakarta, Kamis (19/1).
Hanta melanjutkan, popularitas Ahok mengalahkan dua pesaing cagub lainnya, yakni Anies sebesar 92,38 persen dan Agus, dengan jumlah popularitas sebesar 91 persen. Sementara dari segi elektabilitas, pasangan Cagub Agus Harimurti Yudhoyono dan Cawagub Sylviana Murni kembali meraih elektabilitas tertinggi dalam Pilkada 2017, dibandingkan dua pasangan lainnya.
“‘Trend elektabilitas Agus dan Sylvi naik sebesar 2,33 persen, yakni dari 27,92 persen pada November 2016, menjadi 30,25 persen pada Januari 2017. Angka ini juga membuat pasangan itu berada di posisi tertinggi pada kategori elektabilitas,” jelasnya.
Elektabilitas Ahok-Djarot, dalam survei tersebut, dinyatakan meningkat sebesar 6,88 persen atau menjadi 28,88 persen pada Januari 2017. Demikian juga elektabilitas Anies-Sandiaga yang naik sebanyak 8,21 persen, dan menjadi 28,63 persen pada Januari 2017.
“Kenaikan elektabilitas Agus-Sylviana melambat karena kurangnya kejutan yang disiapkan pasangan ini, seperti saat di awal Agus muncul sebagai calon gubernur, jadi sekarang sedikit landai nilainya,” kata Hanta.(*)
SUMBER : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/pilkada/17/01/19/ok102g354-poltracking-kasus-penistaan-agama-buat-popularitas-ahok-naik

Leave a Reply

Your email address will not be published.

We take processes apart, rethink, rebuild, and deliver them back working smarter than ever before.